Bismillah..
Satu tahun insya Allah akan segera berlalu. Masa ini ku sebut saja masa transisi. Mengapa? Karena dari sekian gejolak yang telah terjadi dalam setahun ini (2017) seakan semuanya memberikan titik terang.
Terimakasih hijrahku. Istiqomahlah di atas jalan jalan hijrah. "Hijrah" yang ku sebut sebagai jalan menuju kebaikan. Meski banyak yang mengatakan hijrah yang sesungguhnya itu seperti ini dan itu namun yang ku yakini berusaha menjadi baik itu baik.
Alhamdulillah tgl 28 september kemarin resmi ku raih gelar sarjana farmasi ku. Gejolak yang begitu hebat kemudian mengantarkan diri pada hari ini, detik ini hingga ku ingin berkata "terimakasih telah membuatku terdidik menjadi manusia kuat". Kemudian Allah menghadirkan org yang bermaksud baik untuk hadir di kehidupan mendatang untuk membimbing. Belum terlalu lama namun darinya banyak ku belajar, banyak ku memahami dan banyak ku mengerti hingga membuka mataku bahwa hidup tak serta merta soal dunia dan sekelumit masalah. Melainkan tentang perjuangan atas diri dan sesama ummat muslim.
Hari ini negeri suci kemudian diserang banyak pembantaian namun hanya ada dua yang mereka yakini dalam membela negeri tersebut "Menang atau mati syahid" ma syaa Allah 😢. Di tengah gejolak mereka yang seperti itu lantas apa yang diri ini telah lakukan. Semua berlomba lomba memberi bantuan kepada palestina namun kita bisa apa. Ya Allah maafkan diri yang baru kemudian sadar sepenuhnya 🙏.
Bagaimana mungkin bilal seorang budak yang berkulit hitam kemudian baru saja masuk islam bisa mempertahankan tauhidnya sedang yang beliau hafal hanyalah potongan ahad dari surah al ikhlas? Lalu bagaimana kita yang katanya islam sejak kecil, hidup dengan kecukupan, terlena dengan dunia, bersenang senang lalu tertawa sedangkan melihat saudara saudari kita di sana sedang berjuang.
Astagfirullahal adzim wa atubu ilaik 😔
Satu tahun insya Allah akan segera berlalu. Masa ini ku sebut saja masa transisi. Mengapa? Karena dari sekian gejolak yang telah terjadi dalam setahun ini (2017) seakan semuanya memberikan titik terang.
Terimakasih hijrahku. Istiqomahlah di atas jalan jalan hijrah. "Hijrah" yang ku sebut sebagai jalan menuju kebaikan. Meski banyak yang mengatakan hijrah yang sesungguhnya itu seperti ini dan itu namun yang ku yakini berusaha menjadi baik itu baik.
Alhamdulillah tgl 28 september kemarin resmi ku raih gelar sarjana farmasi ku. Gejolak yang begitu hebat kemudian mengantarkan diri pada hari ini, detik ini hingga ku ingin berkata "terimakasih telah membuatku terdidik menjadi manusia kuat". Kemudian Allah menghadirkan org yang bermaksud baik untuk hadir di kehidupan mendatang untuk membimbing. Belum terlalu lama namun darinya banyak ku belajar, banyak ku memahami dan banyak ku mengerti hingga membuka mataku bahwa hidup tak serta merta soal dunia dan sekelumit masalah. Melainkan tentang perjuangan atas diri dan sesama ummat muslim.
Hari ini negeri suci kemudian diserang banyak pembantaian namun hanya ada dua yang mereka yakini dalam membela negeri tersebut "Menang atau mati syahid" ma syaa Allah 😢. Di tengah gejolak mereka yang seperti itu lantas apa yang diri ini telah lakukan. Semua berlomba lomba memberi bantuan kepada palestina namun kita bisa apa. Ya Allah maafkan diri yang baru kemudian sadar sepenuhnya 🙏.
Bagaimana mungkin bilal seorang budak yang berkulit hitam kemudian baru saja masuk islam bisa mempertahankan tauhidnya sedang yang beliau hafal hanyalah potongan ahad dari surah al ikhlas? Lalu bagaimana kita yang katanya islam sejak kecil, hidup dengan kecukupan, terlena dengan dunia, bersenang senang lalu tertawa sedangkan melihat saudara saudari kita di sana sedang berjuang.
Astagfirullahal adzim wa atubu ilaik 😔

Tidak ada komentar:
Posting Komentar