Kamis, 20 Agustus 2015

Ketulusan Mimpi ^_^

Salam hangat untuk semuanya..
Tekadang aku selalu bertanya, apa yang sedang ku rasakan? Karena akupun terkadang tak mengerti. Yang ku mengerti hanyalah aku ingin hidup dengan ketenangan dan cinta ^_^. Itu hanya pembukaan, hehe.
***
10 hari yang lalu aku terbang meninggalkan kota makassar untuk mewujudkan salah satu dari impianku. Saat berada di angkasa, tatapanku tak lepas dari awan yang begitu menabjukkan, hal yang biasanya ku lihat dari bawah kini kulihat dari atas. Bagi org mungkin ini adalah hal biasa, namun bagiku tdk. Karena begitu banyak makna dan impian yang selalu kutitipkan dan ku ceritakan pada awan. Apa yang kurasakan sepertinya tak mampu lagi untuk ku gambarkan pada tulisan ini, karena hati yang akan mengerti semuanya secara mendalam dan karena aku percaya dengan kekuatan hati. Sempat bertanya kepada awan "ingatkah akan satu mimpi dua org anak manusia terhadapmu?" Yah mereka ingin melukiskan namanya dilangit dengan tinta putihmu. Namun mimpi itu entah telah sirna oleh salah satunya atau tidak, yang ku mengerti hanyalah ingin mewujudkan mimpi itu. Maka dengan penuh ketenangan dan indahnya ciptaan Tuhan ku wujudkan mimpi itu melalui goresan hati, yah inilah gambarnya:
Lihat tidak nama mereka? Yah, hanya yang memiliki impian itu yang mampu melihatnya ^_^. Hanya sekadar mewujudkan mimpi yang sirna ditelan masa. Ya Tuhan terimakasih atas segala kesempatan mu, dan tentunya ku sempatkan seuntuai kalimqjat diatas awan yang begitu menyejukkan hatiku.

"Mimpi dua org anak manusia"

Ditengah kegersangan
Ingin ku sampaikan cerita hari ini
Namun tak kulihat apapun
Kaktus musnah krn kekeringan
Burung-burung hilang ditengahnfatamorgana

Inginku bersua
Tentang mimpi dan perjuangan
Yang sempat tercapai
Namun apa daya karena kau tak lagi disisi

Bercakap dengan awan
Bercengkrama bersama langit
Berbisik pada pulau
Menceritkan asa di ujung perbtasan

Hey kamu yang disana
Pulau celebest katanya
Dari sini aku tak dapat melihat keindahanmu
Walau begitu ada hak yang membuatku takjub

Di awan yang bersih itu
Kulihat dua buah nama
Yang berdampingan saling menyapa
Yah itulah mimpi dua anak remaja
Kini aku melihatnya dengan matahati

Hari itu mimpi tersebut selalu bercerit
Namun hari ini mimpi itu tak bersua lagi
Hanya satu hal yang ku ketahui
Bahwa mimpi itu begitu murni dan tulus

Berharap suatu hari nanti
Mimpi ini akan berharga.

▪Diatas langit Indramayu▪

Coretan kecil di sore yang begitu dingin
Melukiskan kata bersama angin di kampus peradaban ^_^
Bundaran kampus UINAM.
Yah inilah tempat paling nyaman dan menenangkan bahkan bercerita bersama angin, langit, awan, pohon dan segalanya. Hingga memberikan ketenangan untuk hati seorang Nikma ^_^

▪NS
20 Agustus 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar